Namun ada hal yang perlu diklarifikasi lagi mengingat penisbahannya kepada sabda Rasulullah bukanlah hal main-main, apakah kualitas hadits dengan redaksi seperti itu dapat dipertanggungjawabkan ataukah tidak? Adakah hadits dengan naskah yang lain yang serupa? Ataukah hanya maknanya saja yang shahih?
Naskah Hadits
اْلجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ اْلأُمَّهَاتِ
"Surga itu di bawah telapak kaki ibu." Penjelasan:
Hadits dengan redaksi seperti ini disebutkan oleh Imam as-Suyuthiy di dalam kitabnya ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahadits al-Musytahirah, dengan menyatakan bahwa ia diriwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Anas.
Namun Syaikh. Muhammad Luthfy ash-Shabbagh (penahqiq/analis) atas buku tersebut memberikan beberapa anotasi berikut:
"Hadits dengan redaksi seperti ini kualitasnya Dla'if (lemah). Menurut saya, menisbahkannya kepada Imam Muslim perlu diberi catatan. Imam ash-Shakhawiy berkata, 'Demikian ini, padahal ad-Dailamiy telah menisbahkannya kepada Imam Muslim dari Anas, karena itu perlu dicek kembali.' Al-Ghumariy ketika memberikan anotasi atas hal itu berkata, 'Sama sekali Imam Muslim tidak mengeluarkan hadits ini, sekalipun Imam az-Zarkasyiy dan as-Suyuthiy menisbahkan kepadanya mengikuti Imam ad-Dailamiy.'
Untuk itu, perlu merujuk kepada buku-buku berikut:
- Al-Maqashid al-Hasanah Fi Bayan Katsir Min al-Ahadits al-Musytahirah 'Ala al-Alsinah, karya as-Sakhawiy, h.176
- Ahadits al-Qushshash karya Ibn Taimiyyah, h.70
- Al-Fawa`id al-Maudlu'ah Fil Ahadits al-Mawdlu'ah karya al-Karmiy, Hal.147
- Al-Kamil karya Ibn 'Adiy, Jld.VI, h.2347
- Tamyiz ath-Thayyib Min al-Khabits Fima Yadur 'Ala Alsinah an-Nas Min al-Hadits, karya Ibn ad-Diba', h.63
- Kasyf al-Khafa` wa Muzîl al-Ilbas 'Amma isytahara Min al-Ahadits 'Ala Alsinah an-Nas, karya al-'Ajluniy, Jld.I, h.335
- Mîzân al-I'tidal, karya Imam adz-Dzhabiy, Jld.IV, h.220
- Dla'if al-Jami' karya Syaikh Nashiruddin al-Albaniy, No.2666
اِلْزَمْهَا فَإِنَّ اْلجَنَّةَ تَحْتَ أَقْدَامِهَا
"Berbaktilah terus kepadanya (sang ibu) karena surga itu berada di bawah telapak kakinya." Yang dimaksud oleh Syaikh al-Albaniy tersebut adalah hadits yang diriwayatkan Mu'awiyah bin Jahimah yang dikeluarkan Imam Ahmad (Jld.III:429) dan an-Nasa`iy. Lihat juga, Sunan Ibn Majah, no.2781 dan al-Mustadrak karya al-Hakim, Jld.II, h.104."(Sumber: ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahadits al-Musytahirah karya Imam as-Suyuthiy, tahqiq Syaikh. Muhammad Lutfhfy ash-Shabbagh, h.105-106, no.178).
Setelah sedikit menganalisis hadits tersebut ada beberapa hal manarik yang perlu kita telaah. Hadits dia atas memberikan gambaran yang jelas kepada kita betapa mulianya seorang ibu, sehingga kita dianjurkan untuk brbakti kepadanya.
Walaupun seandainya orang tua kita berpaling dari Allah, kita tetap wajib menghormatinya..



















1 komentar:
terimkasih ilmu dan tuntunanya sahabat salam kenal
Post a Comment
Tuliskan komentar !, karena sobat berhak untuk berpendapat.